Kamis, 18 Februari 2016

Samsung Sebarkan Teaser, Konfirmasi Galaxy S7 Punya Fitur Tahan Air


Raksasa asal Korea Selatan, Samsung telah resmi mengumumkan bahwa perusahaan akan memperkenalkan Galaxy S7 dan S7 Edge pada ajang Mobile World Congress 2016 yang bakal dihelat akhir pekan ini di Barcelona, Spanyol. Mendekati hari tersebut, perusahaan perlahan menebarkan teaser tentang spesifikasi dan fitur yang diusung Galaxy S7.
Salah satu rumor yang marak diperbincangkan adalah Samsung kembali menyematkan fitur tahan air yang absen pada smartphone seri lalu. Sebenarnya dukungan fitur tahan air sudah dibawa oleh Samsung Galaxy S5, namun itu masih sebatas tahan percikan air saja.
Selain itu, Samsung juga mengembalikan fitur yang sempat absen di Samsung Galaxy S6, yakni kembalinya slot micro SD untuk menambah kapasitas memori smartphone ini. Kembalinya fitur ini, diduga karena banyak yang mengeluhkan Galaxy S6 tidak memiliki fitur tersebut. Melalui akun Twitter resminya, Samsung membagikan teaser mengenai Galaxy S7 yang bakal dimumkan akhir pekan ini. Pada teaser tersebut terlihat seorang wanita tidak sengaja menjatuhkan smartphone dan kemudian smartphone jatuh ke dalam air. Video tersebut mengindikasikan bahwa Galaxy S7 kemungkinan memiliki kemampuan menyelam seperti jajaran Sony Xperia Z series.
Karena perangkat ini memiliki kemampuan bertahan di dalam air, setidaknya cukup menarik untuk mengetahui berapa kode IP yang dimiliki perangkat ini, sehingga kita dapat mengetahui berapa lama Galaxy S7 dapat bertahan di dalam rendaman air. (beritateknologi)

Indosat Ooredoo Luncurkan Layanan Internet Broadband Gig Bebas Kuota, Bebas Blokir


Persaingan di segmen internet broadband kian panas. Indosat Ooredoo pun kini meluncurkan layanan internet broadband berbasis fiber optik terbaru miliknya yang bernam Gig. Menariknya, layanan internet Gig ini diluncurkan dengan kebijakan tanpa kuota dan tanpa pemblokiran.
Keberadaan Gig dari Indosat Ooredoo ini pun jelas menjadi pesaing ketat untuk Indihome milik Telkom. Seperti diketahui, para pelanggan Indihome Telkom harus dihadapkan dengan kebijakan FUP dengan kuota sebesar 300GB. Selain itu, pihak Indosat Ooredoo juga menjanjikan kalau layanan internet miliknya juga dibarengi dengan kebijakan bebas pemblokiran.
Chief New Business & Innovation Officer Indosat Ooredoo Prashant Gokarn seperti dikutip dari Detik mengatakan kalau para pelanggan Gig bisa mengakses berbagai konten secara bebas di internet. Tentunya dengan syarat konten tersebut merupakan konten legal. Dengan begitu, pengguna Netflix pun tetap bisa streaming film menggunakan layanan internet Gig ini.
Seperti halnya Indihome Telkom, layanan internet Gig ini juga merupakan layanan internet berbasis fiber optik. Pihak Indosat Ooredo mengatakan kalau Gig menawarkan kecepatan internet mulai dari 5Mbps hingga 1Gbps. Biaya untuk berlangganan internet Gig ini pun bervariasi, mulai dari 250 ribu per bulan hingga 5,5 juta.
Meski baru diluncurkan, Gokarn mengatakan kalau Gig sebenarnya sudah berjalan sejak kuartal kedua tahun 2015 lalu. Dia pun mengklaim kalau Gig sudah memiliki sebanyak 100 ribu pelanggan. Sayangnya, internet Gig ini masih terbatas hanya di wilayah Jabodetabek dan Bandung. (beritateknologi)

Kamis, 11 Februari 2016

Keunggulan Chipset A10 dari TSMC pada iPhone 7

Berita mengenai kehadiran smartphone terbaru dari Apple, iPhone 7 memang terus muncul. Dengan banyaknya rumor yang menampilkan desain menarik dan elegan dari smartphone papan atas ini membuat banyak spekulasi yang masih tak bisa ditebak, seperti apa nantinya desain dari iPhone 7.
Namun kali ini ada rumor yang mengatakan bahwa kabarnya Apple bakal menggunakan chipset dari pabrikan TSMC. Seperti yang diinformasikan Ubergizmo, Kamis (11/2/2016), disebutkan bahwa Apple memang bakal menggunakan chipset terbaru mereka buatan TSMC. Disebutkan bahwa iPhone 7 bakal menggunakan chipset terbaru, A10, yang mana mirip dengan pendahulunya yang setiap tahun selalu menggunakan chipset terbaru.
Tidak hanya itu saja, disebutkan bahwa TSMC kabarnya bakal menggunakan fabrikasi 10nm yang lebih padat, dengan kemasan yang lebih mutakhir, sehingga mendongkrak performa dan tingkat efisiensi dari chipset A10 ini. Memang tidak disebutkan berapa persentase kenaikan yang dihadirkan oleh chipset A10, namun bila melihat sejarah perjalanan chipset Apple ini, bisa dikatakan peningkatan performanya sebesar 25% hingga 50%.
Seperti yang kita tahu, untuk perangkat Apple iPhone 6s dan iPhone 6s Plus menggunakan chipset dari dua pabrikan yang berbeda, yaitu Samsung dan TSMC. Namun dari informasi yang berbeda, kabarnya Samsung dan TSMC membuat chipset A9 dengan ukuran yang berbeda. Bahkan ada juga yang mengatakan bahwa chipset A9 dari TSMC lebih hemat dibandingkan milik Samsung, sehingga hal ini menimbulkan kebingungan bagi para pengguna. (beritateknologi)